Sabtu, 03 September 2016

Mohon

Keheningan subuh mengelabui sisa kabut di awal hari, serupa kita  bagai tetesan embun yang tak usai

semalam suntuk hanya menumpangi  rintisan masa lalu,menatapi tabir pembatasan kamar,hingga nampak  siluet kita terpampang nyata di wajah dinding.

tahun kedelapan aku mengingatMu,    memikirkan seekor pinguin yang tersesat di padang berpasir,tanpa angin serta tanpa sayap.

Teringat saat kita saling menatap,menertawai pohon bercorak awan, jua mewarnai sore.

dentungan sipit manjaMu,yang membangunkanku saat hendak ke sekolah,yang mengingatkanku membawa topi juga dasi.
Kau adalah arti dari bangku kosong  masa laluku.

Aku hanya meminta "kita",
Bukan memohonMu tuk kembali


Tidak ada komentar:

Posting Komentar