senja,kian aku nanti
Akan menjelma janur warna warni,
dilamin pernikahanmu Kelak Nanti,
biarkan aku menulis puisi,
sebagai pengingatku Menanti,
tetaplah Yakini
saat pesta resepsi,
itu tiba banyak prosa patah hati,
yang kan datang bertamu Bagai ribuan bulu merpati,
Engkaulah wanita yang membuatku merasa sesakit ini,
Tetapi Aku tegar menghampiri,
layaknya gerimis september,
Menghujani,
Ranting,
Mengakhiri
Kemarau.
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Senin, 26 September 2016
Lembayung bait 3
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar