Senin, 17 Juli 2017

Terapi romansa



Selamat datang di duniaku
Alam senjaNya berwarna paradoks
Dimana awan nostalgia tak bermigrasi selama bertahun-tahun.

Kala kau berkunjung,
Aku cukup membentangkan karpet merah sebagai bentuk penyambutan,

Juga tlah ku siapkan lilin putih di tengah meja makan,
Aku tak sudih menyalakan,
Aku beri kau penghargaan untuk menghunus api ke lilin itu,

terapi
romansa
terjebak masa lalu,
bersama.


(saya tulis dimusim pancaroba,  headphone membius 3 hari untuk selamanya, banyak tawa disekitar sini,  saya memesan milk tea juga sebuah kotak tisyu, serasa ada yang hilang diantara senja kali ini,seperti biasa saya berpuisi, menyapa)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar