Kali ini aku kan menceritakan
Waktu yang aku suka selain datangnya senja,
Pembatas waktu (setelah) kita lama tak bersua,
Aku kan mendikte nama benda yang pertama kali terlintas,
ada Lentera berwarna orange ,terus piring berisi cumi-cumi goreng,ketiga nampak empat sosok wanita dalam satu meja yang melingkar,
serta gasebo berkonsep pedesaan,
banyak sandal berjejer, dan yang paling aku ingat ada sebuah buku.
wajahmu natural seperti dulu,
aku juga baru tahu kok,
ada hal yang luput dari tiap puisiku,
nyatanya Kau mempunyai gigi taring yang lucu.
*toss*
Oke,aku ibarat jelangkung datang tak di jemput, roh penasaran yang membuatmu ketakutan,
pakaianku compang kusam serupa sosok kepedean yang bermodalkan tampang berminyak,
Sembari menenteng tas biola aku menghampiri setelah lama menahan rasa dicandu,
rindu.
Kita berjabat tangan,
Jantungku histeris, semacam remaja alay di konser grup boyband.
inikah rasa menyentuhmu di dunia nyata ?
Begini sensasi menyentuhmu dengan sengaja ?
Ini rasa yang lama aku impikan?
Berikut setlist pertanyaan yang tak sempat aku nyatakan,
Kapan kamu tiba ?
Kok kamu makin gemuk yah ?
Mamamu sehat?
Udah kemana aja?
Ke sini dengan siapa?
Eh makanannya enak?
Tadi pesen apa aja?
Puasanya full ?
Migrainnya udah sembuh?
Kapan balik?
Aku antar kamu pulang ?
Besok jalan yah ?
Kamu tahu rasanya memendam rasa,dan menolak berpindah tempat ?
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Senin, 03 Juli 2017
Deasua bait 1
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar