Untukmu,
yang tak tahu jalan pulang,
beri aku kesempatan untuk menuntunmu ke rumah sebenarnya
untukmu,
Pemilik kaki yang berlari
aku mengejarmu dengan puisi
untukmu,
yang tak sanggup berdiam diri,
aku belajar merebutmu kembali
untukmu,
yang kadang lupa untuk pergi,
aku bersiasat memilikimu
Untukmu,
pemilik luka berbeda
Aku menggenggam
hingga kau iri pada kita.
Untukmu,
selalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar