Jumat, 14 April 2017

Vakansi

"Selamat pagi untuk kamu yang sedang bepergian
Semoga ingatan tentangku tetap mengiringimu bagai pepohonan rimbun di pesisir jalan "

Aku tlah berjanji tuk membangunkanmu sebelum kau  terlelap,mengingatkan pesawat kita berangkat pagi sekali,
Aku memberitahumu kita akan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta listrik.

" kamu menyukai deruh kereta
Seperti aku menyukai kirana"

Aku tak pernah liburan menggunakan kereta tetapi aku percaya kok Pemandangan dari luar kereta jauh lebih 'sejuk' dibanding suasana di kaca pesawat,
Aku ingin kamu menyukai melihat langit ketimbang pesawahan,
Menurutku walau langit tak mampu di gapai tetapi lebih mudah di renungi seperti lukisan melankolis di dinding kafe.



"Rel kereta nampak tersenyum walau lokomotif selalu menampakkan muka asam"

Aku pernah mengatakan bahwa kita selalu bepergian, meski tak  ada bukti sobekan tiket bekas  perjalanan,
Aku (harus) siuman dari anganku ,
berdua
bersua,
menikmati pesta minum teh
di stasiun.

"kamu mengakui kita 
berada di dalam satu kereta,
meski dengan tujuan berbeda "


Tidak ada komentar:

Posting Komentar