"Menghilang seperti dulu
tetapi dengan rasa berbeda"
meskipun kita tak (mungkin) memiliki kesamaan
Tetapi kita sepekat dengan kicauanmu,
aku (selamanya) mengharapkan sapamu di awal April terulang ,
Ketika kau tiba-tiba datang di iringi petikan akustik 'float'
"Akan ku karang cerita"
harapanku pada bintang jatuh yang terkabulkan,
ahh aku terharu tik.
"Hentakan apa ini, apakah ia benar-benar datang"
sahut jemariku gemetaran .
iye,kau tak hanya datang,malah kamu membawa bingkisan berisi hati yang utuh ,Padahal aku tlah belajar tentang konsep
"bahagia meski tak harus bersama"
Tak terduga
kau menyapa lebih dulu,kau membuatku sulam terpukau,
jikalau hanya kasihan tak mungkin kau datang seperti ini, banyak cara agar kedatanganmu tak terlihat elegan,
mungkinkah kau jatuh.. .
Ahh ., sudahlah aku takut semua rasaku mengulang, bagai reruntuhan gedung yang menerpa seekor anak kucing.
"Mengagumi seseorang yang mengagumimu"
kicauanmu berikutnya.
Aku ingin mengutarakan tekanan darahku ketika memandangimu bagai roller coster perlahan naik lalu turun dengan cepat ,adrenalin ku terpacu, aku berteriak menyebut namamu.
buatmu, aku seperti kereta yang menarik masa lalu dengan puisi-puisiku,
benar, itu sebabnya kau datang untuk mengutarakan rasa bersalahmu,
kau membuatku takjub dengan kejujuran
Bagaimana Kamu melewati hari dengan riang,
berangkatlah berjalan kaki, utarakan sosok ikan kerdil yang menjadi santapan favoritmu.
Aku takjub kau masih mengingatku,
Aku takjub kamu menyebut awalan nama dan aku menjawabnya,
Aku takjub dapat menyebut namamu,dan kau mendengarnya.
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Kamis, 20 April 2017
Jus wortel bait 10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar