Dengma dan ombak saling menguatkan, dengma bertatap setelah senja terlewat, mereka tak pernah bersua sesuai rencana,
kalau bukan ombak yang menolak maka dengma yang datang terlambat.
dengma keseringan merajuk pada langit, mengapa penguasa harus menciptakan karang pemecah ombak ?
Pedang di Jam tangan dengma tepat menusuk angka 17.27, nalar memberi isyarat tiba saatnya mengunjungi ombak menepati rencana,
Untuk senja yang kesekian kalinya Dengma bersemangat,Bagai anak SD yang tergesah-gesah menarik tas punggungnya ketika mendengar bel pelajaran selesai.
Setelah langkah kirinya yang pertama,dengma menahan kaki kanannya untuk beranjak,ia tunduk termenung seraya berucap ;
" aku tak menahanmu untuk pergi, hanya saja anganku belum siap menerima kepergian juga akibat dari hempasan-hempasannya,"
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Rabu, 09 Agustus 2017
Dealova dengma dan ombak bait 7
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar