berparas kayu
Bilik lintar dua belas waktu
Jarum menitnya terbuat dari serat berwarna perunggu,ia tanpa lelah mengarungi lingkaran samudra ibarat pinisi nan terus berlayar ke arah kanan matahari tanpa butuh hembusan angin.
dari letak jam dinding, aku berharap dapat mengembalikan waktu,
Kembali,
saat cahaya kunang-kunang menerangi jalan-jalan,bukan lampu sorot kendaraan
Kembali,
ketika rerumputan adalah tempatku berbaur bukan kursi beton yang berhias ukiran rumput.
Denting jam dinding
Kembalikan aku saat jatuh cinta tuk pertama kali.
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Kamis, 18 Agustus 2016
denting Jam dinding
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar