Aku ingin mendengar kata"hei"mu sekali lagi meski tak ada kalimat "apa kabar" setelahnya,
Aku mau mendengar sekali lagi suara "iye" dengan intonasi tinggi dari hembus napasmu,
setelah aku menyebut namamu dalam keadaan setengah senyum
Aku merindukan nyengir tawa itu, ketika kita saling bertukar kado lewat ventilasi angin,
Aku mengingat sekali lagi heningnya rindu saat kita saling membelai lewat kotak handphone,
Aku berucap menahan haus selama bertahun-tahun,
Tutur suaramu memuaskan dahagaku.
Di akhir perbincangan aku mengatakan "rasa-rasanya aku kan mimpi indah malam ini"
"Semoga",jawabmu
"Pergilah layaknya pagi yang selalu tahu cara kembali",
Balasku.
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Rabu, 15 Maret 2017
Hei
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus😊
BalasHapus