Rabu, 01 Maret 2017

Aang dan..



di jendela aku memperhatikan,
kau berjalan melewati niur ring basket, sembari menenteng sebuah buku exact
kau gerakkan lengan kearah atas laksana tameng tuk melindungi wajahmu dari tombak kelengar matahari,
Kerudungmu pun ikut melambai
Seakan menyampaikan salam perpisahan, membuatku menatapmu terus menerus penuh rasa kesedihan,

"memang aku tak bisa memilikimu tetapi biarkan aku memperhatikanmu siang ini"

engkau anggun melangkah dengan tempo agak terburu-buru laksana seekor angsa putih berenang mencari pancuran pelangi

Aku selalu berhayal mampu beriringan ke kantin denganmu
Aku berharap menjadi buku yang selalu kau genggam,
Siang ini aku bermimpi, kita menghabiskan jeda istirahat  bersama.
    

                (*ditulis pada pukul 13
                    dituang dalam
                   lembaran akhir lks,
                   Pensil bertinta,bangku
                   Kedua dari samping
                   Pintu)                 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar