di jendela aku memperhatikan,
kau berjalan melewati niur ring basket, sembari menenteng sebuah buku exact
kau gerakkan lengan kearah atas laksana tameng tuk melindungi wajahmu dari tombak kelengar matahari,
Kerudungmu pun ikut melambai
Seakan menyampaikan salam perpisahan, membuatku menatapmu terus menerus penuh rasa kesedihan,
"memang aku tak bisa memilikimu tetapi biarkan aku memperhatikanmu siang ini"
engkau anggun melangkah dengan tempo agak terburu-buru laksana seekor angsa putih berenang mencari pancuran pelangi
Aku selalu berhayal mampu beriringan ke kantin denganmu
Aku berharap menjadi buku yang selalu kau genggam,
Siang ini aku bermimpi, kita menghabiskan jeda istirahat bersama.
(*ditulis pada pukul 13
dituang dalam
lembaran akhir lks,
Pensil bertinta,bangku
Kedua dari samping
Pintu)
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Rabu, 01 Maret 2017
Aang dan..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar