Rabu, 21 Juni 2017

Ikat rambut

Berwajah oval Kanvas
Berikat rambut dasi kupu-kupu
senyum Lentik bergincu jingga

Di barisan pot-pot hias
Saya temukan ikat rambutmu
Wanginya tercium serupa Harum pucuk bunga.

Sebahu rambut dan mata minimalis
alis ikut melengkung
tak kala jantungku degup, bak doremi bernyanyi

Sesaat lampu taman menyala
Ranting berhenti berguguran
Tanah kering kini tumbuh reremputan.

Ku temukan ikat rambutmu
Dijaring kail nelayan
Wangi harum menutupi bau amis
Ikan layang.

Ketika saja pasir bersenggolan
Langit tadinya bergenting senja
Harus terpapah ,tumbang tertimpa getir awan petir.

Ombak datang menenteng tongkat berikat perca putih
Saya Bertelanjang kaki,
tetap mencari bau rambutmu yang jatuh di barisan jejak-jejak perahu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar