Kamis, 12 Mei 2016

Cenayang

Rumput menadah diri
jumawa Memikul padi
Air mengalirkan sari-sari
Rona rindu kian terpatri

Kicau rembulan bersayup-sayup, berganti ingatkan suasana hingar kerinduan.
ribuan walet mengudara beriringan, kotorannya jatuh di loby utama, bangunan megah yang terikat pada langit,
Kaca paling atas, adalah sang janji terpasung meminta pertemuan
Aku tak mampu meminang rinduMu yang megah,
  laksana gedung  berbingkai,
aku hanya rumput di kala kemarau
Dengan kaki tertusuk duri-duri
dulu Hijau,berubah warna legam berdaki
Tubuh semampai harus hangus berapi
Tetapi kini,aku bahagia dapatkan rinduMu kembali






Tidak ada komentar:

Posting Komentar