Rumput menadah diri
jumawa Memikul padi
Air mengalirkan sari-sari
Rona rindu kian terpatri
Kicau rembulan bersayup-sayup, berganti ingatkan suasana hingar kerinduan.
ribuan walet mengudara beriringan, kotorannya jatuh di loby utama, bangunan megah yang terikat pada langit,
Kaca paling atas, adalah sang janji terpasung meminta pertemuan
Aku tak mampu meminang rinduMu yang megah,
laksana gedung berbingkai,
aku hanya rumput di kala kemarau
Dengan kaki tertusuk duri-duri
dulu Hijau,berubah warna legam berdaki
Tubuh semampai harus hangus berapi
Tetapi kini,aku bahagia dapatkan rinduMu kembali
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Kamis, 12 Mei 2016
Cenayang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar