Sambut pagi dengan kenangan tanpa tuan, aku ingat saat semua angan menyatu ibarat pantai dan senja
Mampukah engkau beranjak dari kamar sepi tanpa sebercah janji, terkekang bisu dengan tangan orang lain?
Terlunta raga mengingat parasMu yang dulu adalah punyaKu, ibarat sebelah sepatu ,tak berarti tanpa sepatu kanan yang engkau lempar ke dasar lembah kenangan.
Engkau lupa bahwa luka tetap menyatu dengan iringan rintik hujan
Biarlah daku beranjak penuh penyesalan.
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Selasa, 04 Agustus 2015
Trilog Sebi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar