Minggu, 23 Agustus 2015

Tak

Engkau begitu TAKjub dengan tampan hina sepertinya(kau sebut kekasih), mengekor ibaratkan anak itik,memuja bagai budak fir'aun
Engkau tak tahu wanita,kisah  cintaMu yang menjauhkan adam dari surga,cintaMu yang menyatukan rindu serta harapan.
Tetapi ?
Engkau berlutut  jatuh menyentuh lumpur kegagalan,.
Melepuh bersama cinta yang telah membusuk
Kasihan buatMU wanita
Air mata kembali bersujud dari rona pipiMU karena satu belatung yang kau sebut itu"kekasih"
kasihan buatMU wanita


Tidak ada komentar:

Posting Komentar