"Langit berwarna biru
Walau malam memberikannya dasar gelap,langit masih terlihat biru di cahaya rembulan yang redup,"
Aku mengingat suaramu,
Aku tak akan lupa nyengir tawa kecilmu disaat aku menceritakan cara agar bisa menarik perhatianmu.
aku ibarat gajah yang tak pernah lupa, cuma prasangka berpura-pura tak mengingat.
Aku hafal warna baju yang kau kenakan ketika kita jalan untuk pertama kalinya,
waktu itu, kita sepadan mengenakan baju berwarna putih, kau memakai kerudung hitam bergaris hijau lumut,
Aku yang menjemputmu tik,
kejadian yang bisa saja aku lupakan, tetapi waktu punya cara ajaib untuk selalu mengingatkan.
waktu, dimana kita berjalan di antara pesawahan, kau melihat rumah berbentuk unik,
"eh itu rumah holcin," aku menjawab pertanyaanmu yang menanyakan bentuk rumah itu dengan rasa penasaran.
di spion motor lenganmu masih setia di belakangku,
dengan sengaja aku mengarahkan kaca cembung ke arah wajahmu,
kau nampak cantik tik, wajahmu basah bermandikan sinar senja,
kulitmu tak terlalu putih tetapi selalu terlihat bersih,
Roman-romannya kita adalah pasangan yang sangat serasi.
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Senin, 22 Mei 2017
Jus wortel bait 11
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar