Yuana dipintu kolong
Memandangi cercah cahaya, bagai mengintai bola benang,
sesekali pula mengelus karpet,
Tatapan imut,seirama kumisnya yang menggemaskan,
Aku Bergumam tawa
Betapa lucunya spesies ini
sembari meneguk teh pagi.
Terima kasih yuana,
tingkah polosmu telah menghardik ingatanku tentang mata sipitnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar