Senin, 17 Oktober 2016

Yuana



Yuana  dipintu kolong
Memandangi cercah cahaya, bagai   mengintai bola benang,
sesekali pula mengelus karpet,
Tatapan imut,seirama kumisnya yang  menggemaskan,

Aku Bergumam tawa
Betapa lucunya spesies ini
sembari meneguk teh pagi.

Terima kasih yuana,
tingkah polosmu telah menghardik ingatanku tentang mata sipitnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar