Sayup daun-daun hujan
Menyentuh rona langit
rindu,bagaikan anak kecil
memanjatnya ke pucuk tertinggi
Aku memulainya saat kanvas aksara menyentuh buih-buih rintik subuh,.
Lukisan puitis tercipta
Adalah senyumanMu bagai warna jingga dalam lukisanku
TubuhMu ibarat warna cokelat tanah.
Mengapa jingga dan tanah??
Karena tiap detik aku menanti senja
Tanah,karena aku ingin kau menopangKu tiap masa.
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Kamis, 09 Juni 2016
Aksalukis
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar