Selasa, 28 November 2017

Dua sembilan

"Cahaya menerangi meski tak berwujud sekalipun, 
Cahaya bukan silau penerang
cahaya hanya melaksanakan tugasnya; memberi petunjuk,
Setelah itu,
terserah nalar akan beranjak atau tetap berpijak",

Saya tak pandai  bereaksi  setelah badai,
nalarku pun dilema apakah harus bahagia atau malah merindui gemuruh rintik.
buatmu saya Ibarat perahu  yang menyukai terombang di atas  ombak,Mengganggu hempasan  bahagiamu yang ingin menggapai tepian, tempatmu menunggu cahaya lembayung setelah melewati hari yang melelahkan.

sekali lagi Cahaya bukan sesuatu yang bersinar dari nyala gedung perkotaan,
Cahaya berasal satu hembusan  pengharapan
Cahaya adalah nyala lilin ulang tahun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar