"Cahaya menerangi meski tak berwujud sekalipun,
Cahaya bukan silau penerang
cahaya hanya melaksanakan tugasnya; memberi petunjuk,
Setelah itu,
terserah nalar akan beranjak atau tetap berpijak",
Saya tak pandai bereaksi setelah badai,
nalarku pun dilema apakah harus bahagia atau malah merindui gemuruh rintik.
buatmu saya Ibarat perahu yang menyukai terombang di atas ombak,Mengganggu hempasan bahagiamu yang ingin menggapai tepian, tempatmu menunggu cahaya lembayung setelah melewati hari yang melelahkan.
sekali lagi Cahaya bukan sesuatu yang bersinar dari nyala gedung perkotaan,
Cahaya berasal satu hembusan pengharapan
Cahaya adalah nyala lilin ulang tahun.
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Selasa, 28 November 2017
Dua sembilan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar