Selasa, 03 Januari 2017

surat dari simpang jalan

suasana subuh dihari rabu damai oleh rintik gerimis, ibarat mendengarkan ketuk jemari pianis yang melantunkan roman sederhana.

  Jalan masih sepi,saat aku pulang, menyisahkan kantuk juga ingatan tentangmu dimeja kerja,

di simpang tiga lampu jalan
Bohlam berkedip sesekali, aku memanaskan mesin imaji, inilah  keindahan hujan sebelum pagi.

membenamkan mata,
sejenak mengikuti sifat tiang penyangga jalan,berdiri mematung, tanpa sadar aku mengingat gelak senyum yang membuat wajah bulatmu  menggelembung menggemaskan.

"Aku ingin mengulangnya"



Tidak ada komentar:

Posting Komentar