suasana subuh dihari rabu damai oleh rintik gerimis, ibarat mendengarkan ketuk jemari pianis yang melantunkan roman sederhana.
Jalan masih sepi,saat aku pulang, menyisahkan kantuk juga ingatan tentangmu dimeja kerja,
di simpang tiga lampu jalan
Bohlam berkedip sesekali, aku memanaskan mesin imaji, inilah keindahan hujan sebelum pagi.
membenamkan mata,
sejenak mengikuti sifat tiang penyangga jalan,berdiri mematung, tanpa sadar aku mengingat gelak senyum yang membuat wajah bulatmu menggelembung menggemaskan.
"Aku ingin mengulangnya"
lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .
Selasa, 03 Januari 2017
surat dari simpang jalan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar