Jumat, 02 Desember 2016

12.37

aku takjub pada juni  yang tabah
dengan hujan,
Mengilas puisi dimatamu
Menjadikan gerimis diawal desember

Pejamkan mata itu
Redupkan  kamarmu
Petuah mimpi berlonceng semu
semua fana kecuali waktu

Tenggelam dalam sajak-sajak dikeningmu,
Saat detik pertama mengecupnya

12.37 pm
Ribuan titis air dari langit
Menunggang dedaunan
Genting satiris mencaci angin
Jendela menyebutnya hujan
Dari dingin jelma kerinduan









 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar