senja Tak lagi berombak ,
jingga menjelma gemuruh mendung penghantar kepergianmu.
Biarkan suara hujan
menyampaikan puisi-puisi terakhirku,
Kita tak setara menyebut cinta
Aku mengenangmu lewat luka
Kau mengingatku bernama hina
canangkan di benakmu
Selamanya kau adalah prau
Tempatku memandangi sore terbaik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar