Kamis, 28 Januari 2016

Sela

Di sela waktu
Aku mengingat
Pasir bergerak di antara buih serta jejak penyu, di kala awan peneduhnya
tenang nan diam
Hanya karang di sela jemariKu
Tunduk tak bernyawa
aku paham tatapanya, hujan pun redah sore itu.
Senja terbit tanpa permisi
Senja jatuh dengan sinar jingga
Aku..  yakin menulis namaMu dengan huruf kapital di pasir kering
Tetapi, air pasang tanpa sadar menyikap tulisanku.
yang tertinggal hanya kata "sayang"
Aku lupa kalimat pertamanya..
Aku hanya ingat kata "sayang" .
Biar saja menjadi urusan pasir untuk mengingatkanKu
Yang aku tahu aku mengukir kata"sayang".
Meskipun tak ada satu bukti tentangnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar