tetap terlunta tanpa lupa
sekejap cerita datang menyapa entah mengapa jiwa tetap terasa hampa
Tampar aku dengan luka
Ludahi aku dengan cinta
Gema tawa kau berikan di atas amarah
kau tetap saja menghina
tanpa Ada rasa belasungkawa
Hina
Lunta
Dan luka
Hingga saatnya terbitlah senja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar