Ketika siang membasuh bumi dengan teriknya,parasMu tetap anggun menoleh ke arahKu,
Ketika ilalang terbakar oleh rayuan teriknya sang siang, parasMu bagai angin sejuk di tepi pantai
Ketika hidup menusukKu dengan belati, parasMu bagai tameng menolongku dengan do'a.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar