Minggu, 03 Juli 2016

Jeluk ramai





Di jeluk ramai.
Aku Memilih menatap dedaunan di bandingkan secangkir minuman dingin,
sebab daun selalu beraroma hening,
obatku Menghilangkan dahaga batin.
Aku pinta dahan-dahan bercabang ,bukan kursi sofa bermotif perangai,
Karena lebih nikmat buatku bercerita dengan burung kecil,di bandingkan bercengkrama dengan banyak manusia.
Aku bukanlah pembenci ramai
Aku hanya pencari sunyi.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar