awalnya ?

lepaslah kekasihmu jika itu tentang fisik tapi peluklah kekasihmu jka tentang tentang ingatan karena cinta bukan tentang fisik tetapi tentang ingatan .

Rabu, 17 Juni 2015

Gema ramadhan

Ramadhan  datang, gema muballiq mengisi malam penuh bintang, ramadhan rindu  terbalaskan dengan sujud nikmat.
Takbir silih berganti, bulan berkah tanpa dosa, hingga niat magribku untukmu aku berbuka. *barakallah*


Diposting oleh Unknown di 02.46
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2020 (1)
    • ►  Desember (1)
  • ►  2018 (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2017 (81)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (14)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (8)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2016 (68)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (2)
  • ▼  2015 (50)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (9)
    • ▼  Juni (16)
      • Penta !
      • Guyuh
      • Pujian Deslamtis
      • Defonifasi
      • aRang embun terluka pagi
      • Gores
      • Bangku taman
      • sang Langit jingga
      • Gema ramadhan
      • Embun bantaeng
      • Fluktuasi hiruk
      • Fluktuasi tanda
      • Tetaplah di sana
      • Awan
      • Renung malam
      • Entahlah ?
    • ►  Mei (12)
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.