Kamis, 28 Mei 2015

Masih.

Masih menginjak bumi
Hujan jatuh  dengan jernih
Air sungai mengalir tanpa henti
Imbalan kaki masih mampu berlari
   Masih menginjak tanah
   Kaki berlumpur dan bernanah
   Mental dan fisik terus berdarah
   Balasan para kaum durjana
Masih melihat awan
Terbuai sebuah impian
Terbang penuh khayalan
kisas  dari tatapan kawan

  
   


Tidak ada komentar:

Posting Komentar