Sabtu, 31 Maret 2018

Durian


Tiap kali meremas pasir, 
mengapa  rasa-rasanya aku memegang buah berduri dengan bau yang menyengat,
Bukan pasir itu lembut, juga anggun ?
Apa yang salah ?

aku suka mengenangmu,
Tetapi aku benci memegang buah dengan durinya yang menusuk nalarku.

Aku ingat  membuatkanmu puisi,
Tetapi aku benci melihat orang-orang  memakan buah dengan bau yang menghardik ingatanku.

Aku tahu kapan terakhir mengantarmu pulang,
Tetapi aku tak menyukai jalan yang banyak terpajang buah durian.

Kita yang salah,
Siapa yang mulai lupa memberi kabar.